Cape juga menjalani proses. Memang, tiada hasil tanpa proses. Semua perlu proses. Tapi, proses juga ada waktu yang ditempuh, dilalui. Rasa duniawi yang ingin sesuatu yang cepat dan instan. Seolah ingin melewati dengan cepat suatu proses yang melelahkan. Mungkin, proses yang melelahkan itu ingin dihindari karena selalu dirasakan atau sering dirasakan sehingga ingin mendapatkan sesuatu yang instan. Akan tetapi, proses yang menyakitkan itu, proses yang melelahkan itu, yang akan mematangkan suatu hasil.
Gw ingin menuangkan semua isi kepala gw saat ini. Rasanya jika terlalu lama berada dipikiran, akan menamah kelelahan gw. Gak ada teman untuk bercerita secara intens dan sering. Karena kehidupan ini lama kelamaan, yang dibutuhkan ialah tempat cerita. Kita melalui kehidupan bak cerita. Sehingga jika tidak dapat menceritakan proses dan pengalaman yang dilalui, terasa sangat sepi dan tidak berarti. Memang, teman atau partner hidup ialah nyata artinya. Banyak hal yang ingin gw ceritakan, gw ungkapkan, gw tunjukkan apa yang gw rasakan, gw lalui tapi gak bis gw tunjukkan karena itu semua tidak bisa diterima oleh sembarangan orang. Harus teman hidup yang dapat mengerti, itupun jika bisa didapat wkwkwk
Banyak hal yg gw pikirkan. Gw ingin lepas dari system kapitalisme ini. Memperbudak para kaum lemah, nirlaba, nirguna yang mana itu sebab besarnya karena kekalahan oleh sang pemilik modal. Mereka yang membuat system yang tidak adil. Mana adil, si anak orang kaya memulai hidup dengan si anak miskin memulai hidup. Mereka dengan modal berbeda dan menjalani resiko yang berbeda. Memang tidak adil rasanya. Relitas seperti itu, ketidakadilan adalah bagian dari realitas kehidupan.
Ntah lah, saat ini, itulah yang ada dikepala gw, yang ada dipikiran gw. Setidaknya, itu dapat mengurangi sedikit beban yg gw rasakan.
Erel
"Welcome to My BLOG"
Senin, 02 Maret 2026
Minggu, 27 Januari 2019
Ilmu Sosial Dasar
Kewarganegaraan
Kewarganegaraan Republik Indonesia diperoleh melalui
Pewarganegaraan yang dilakukan dengan mengajukan suatu permohonan (“Permohonan
Pewarganegaraan”) kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Menteri”)
melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (“Dirjen AHU”).
Pemohon Pewarganegaraan Indonesia
Secara umum, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang
Kewarganegaraan Republik Indonesia (“UU Kewarganegaraan”) mengatur bahwa
permohonan Pewarganegaraan Indonesia dapat diajukan oleh pemohon dengan
kriteria sebagai berikut:
a. Orang Asing yang
kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia (“WNI”);
b. Orang Asing yang
telah berjasa kepada Negara Indonesia;
c. Anak yang
memiliki kewarganegaraan ganda; dan
d. WNI yang
kehilangan status kewarganegaraan Indonesia dan ingin memperoleh kembali
Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Pengajuan Permohonan Pewarganegaraan untuk setiap kriteria
pemohon memiliki prosedur dan tahapan yang berbeda. Sehubungan dengan
pertanyaan Anda di atas, maka dalam hal ini pengajuan Permohonan
Pewarganegaraan suami Anda masuk dalam kategori Permohonan Pewarganegaraan
Orang Asing yang kawin dengan orang Indonesia.
Adapun Syarat Permohonan Pewarganegaraan Indonesia, Tata
Cara Memperoleh Kewarganegaraan Indonesia karena Kawin, dan Prosedur Pemberian
Status Warga Negara karena kawin akan dijelaskan sebagai berikut:
Syarat Permohonan Pewarganegaraan Indonesia
Berdasarkan ketentuan Pasal 9 UU Kewarganegaraan,
syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk dapat memperoleh kewarganegaraan
Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Telah berusia 18
tahun atau sudah kawin;
2. Pada waktu
mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik
Indonesia paling singkat 5 (lima) tahun berturut-turut atau paling singkat 10
tahun tidak berturut-turut;
3. Sehat jasmani dan
rohani;
4. Dapat berbahasa
Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945;
5. Tidak pernah
dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana
penjara 1 (satu) tahun atau lebih;
6. Jika dengan
memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia, tidak menjadi berkewarganegaraan
ganda;
7. Mempunyai
pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap; dan
8. Membayar uang
pewarganegaraan ke Kas Negara.
Lapisan
Sosial
Dalam lingkungan sosial saya adanya lapisan sosial yaitu pejabat
daerah seperti RT, tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat disini seperti tokoh
agama, sesepuh desa yang mana kami menghormati mereka. Hak hak istimewa tidak
begitu ada disini, disini didesa kami memiliki hak suara yang sama dan
kompensasi yang sama.
Fungsi desa
dan kota
Fungsi desa adalah sebagai berikut:
·
Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi
kota)
·
Desa merupakan sumber tenaga kerja kasar bagi
perkotaan
·
Desa merupakan mitra bagi pembangunan kota
·
Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil di
wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia
Kota yang telah berkembang maju mempunyai peranan dan fungsi
yang lebih luas lagi antara lain sebagai berikut :
·
Sebagai pusat produksi. Contoh: Kediri,
Pekanbaru, dan Bontang
·
Sebagai pusat perdagangan dan keuangan. Contoh:
Medan, Surabaya, Hong Kong, Singapura, dan Frankfurt
·
Sebagai pusat pemerintahan. Contoh: Brasilia
(ibukota Brasil), Washington DC (ibukota Amerika Serikat), Canberra (ibukota
Australia)
·
Sebagai pusat kebudayaan. Contoh: Yogyakarta dan
Surakarta
·
Sebagai penopang kota pusat atau kota satelit.
Contoh : Tangerang Selatan, Binjai dan, Kota Batu
Ilmu
Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua hal yang tak
terpisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kebutuhan insani. Ilmu pengetahuan
digunakan untuk mengetahui “apa” sedangkan teknologi mengetahui “bagaimana”.
Ilmu pengetahuan sebagai suatu badan pengetahuan sedangkan teknologi sebagai
seni yang berhubungan dengan proses produksi, berkaitan dalam suatu sistem yang
saling berinteraksi. Teknologi merupakan penerapan ilmu pengetahuan, sementara
teknologi mengandung ilmu pengetahuan di dalamnya.
Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya, keduanya
menghasilkan suatu kehidupan di dunia (satu dunia), yang diantaranya membawa
malapetaka yang belum pernah dibayangkan. Oleh karena itu, ketika manusia sudah
mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan), maka
kita tidak dapat netral dan bersikap netral terhadap penyelidikan ilmiah.
Sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan
teknologi, terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral dan ajaran agama.
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian-bagian yang
dapat dibeda-bedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan dari suatu sistem
yang berinteraksi dengan sistem-sistem lain dalam kerangka nasional seperti
kemiskinan.
Dalam hal kemiskinan struktural, ternyata adalah buatan
manusia terhadap manusia lainnya yang timbul dari akibat dan dari struktur
politik, ekonomi, teknologi dan sosial buatan manusia pula. Perubahan teknologi
yang cepat mengakibatkan kemiskinan, karena mengakibatkan terjadinya perubahan
sosial yang fundamental. Sebab kemiskinan diantaranya disebabkan oleh struktur
ekonomi, dalam hal ini pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran,
hasil produksi dan mekanisme pasar. Semuanya merupakan sub sistem atau sub
struktur dari sistem kemasyarakatan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Rata-rata orang yang hidup di bawah garis kemiskinan belum
dapat membaca maupun menulis. sedangkan salah satu cara memberantas kemiskinan
adalah dengan ilmu pengetahuan. Dengan dapat membaca dan menulis, seorang
pemulung sampah bisa berkesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan
menghasilkan banyak uang. Dengan ilmu pengetahuan, dapat merubah seorang
pengamen untuk berpikir kreatif dan memulai membuka suatu usaha dengan
memanfaatkan teknologi yang ada.
Rabu, 26 Desember 2018
Audit Teknologi Sistem Informasi
Pendahuluan
Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi
terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh
pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.
Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari
audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan
praktik yang telah disetujui dan diterima. (http://id.wikipedia.org/wiki/Audit)
Definisi
·
WISHNU AP
Audit adalah proses pemeriksaan yang dilakukan secara
sistematis untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya pelaksanaan kualitas
diterapkan. Hasil audit akan didokumentasi dan evaluasi secara berkala.
·
FRANS M. ROYAN
Audit bertujuan untuk mempermudah pemilik melakukan
kontrol dan menghindari penyelewengan serta manipulasi data.
·
AGUNG DARONO
Audit merupakan tindakan pengujian yang bertujuan
untuk menyatakan apakah suatu laporan keuangan telah disajikan berdasarkan prinsip
akuntansi yang berlaku umum.
·
JEFFREY LIKER
Audit merupakan praktek manajemen yang bersifat
memaksa, yang menekankan anggapan bahwa pekerjaan terstandarisasi merupakan
kerangka kerja dari suatu birokrasi yang kaku.
·
ISO 9000
Audit adalah suatu proses sistematis, amndiri, dan
terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara objektif
untuk menentukan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi.
Jenis-jenis Audit
Berdasarkan Bidang yang diaudit,
-
Audit Keuangan (Financial audit)
•
General financial statement Audit
•
Special Financeal Audit
-
Audit Operasional/Manajemen (Operational/Management
Audit)
-
Audit Ketaatan (Complience Audit)
-
Audit Sistem Informasi (Information System Audit)
-
Audit e-commerce
-
Investigation Audit/Fraud Audit/Audit Forensic
Berdasarkan Auditornya,
-
Auditor eksternal independen (akuntan publik)
-
Auditor internal (perusahaan)
-
Auditor (di lingkungan instansi-instansi) pemerintah)
-
Auditor perpajakan
Tipe Audit
·
Audit yang dilaksanakan sesuai tipe perusahaan yaitu
operasional, compliance, pengembangan system, internal control, financial dan
kecurangan audit. Empat jenis auditor yang dilibatkan dalam menyelenggarakan
audit yang di list adalah:
–
Internal auditor adalah karyawan perusahaan, yang pada umumnya melaksanakan
compliance, operasional, pengembangan sistem, pengawasan intern dan kecurangan audit.
–
Ekstenal auditor adalah akuntan publik independen yang ditugaskan oleh
perusahaan, secara khusus melaksanakan audit keuangan. Dalam berbagai macam
audit keuangan, eksternal auditor dibantu oleh internal auditor. Akan tetapi
auditor eksternal yang bertanggung jawab untuk menegaskan kewajaran laporan
keuangan. Audit Sistem Informasi TIPE AUDIT
–
Goverment auditor, melaksanakan pemenuhan audit atau menguji laporan perusahaan
atas pengawasan yang menyangkut para pegawai pemerintahan. sebagai contoh, pemeriksa
bank pemerintahan melaksanakan audit bank, auditor yang dtugaskan oleh auditor
negara yang umumnya melaksanakan audit daerah dan para pegawai pemerintah
–
Fraud auditor, mengkhususkan dalam menyelidiki kecurangan dan bekerja secara
tertutup dengan internal auditor dan pengacara. Fraud examminer misalnya:
kesatuan FBI penyelidikan kecurangan, perusahan besar akuntan publik , IRS,
perusahaan asuransi. Audit Sistem Informasi
·
Operational audit, terkonsen pada efisiensi dan efectifitas
dengan semua sumberdaya yang digunakan untuk melaksanakan tugas, cakupanya
meliputi kesesuaian praktik dan prosedur dengan peraturan yang ditetapkan
·
Compliance audit terkonsentrasi pada cakupan
undangundang, peraturan pemerintah, pengendalian dan kewajiban badan eksternal
lain yang telah diikut.
·
• Project manajement and change control audit, (dulu
dikenal sebagai suatu pengembangan sistem audit) terkonsentrasi oleh efesiensi
dan efektifitas pada berbagai tahap pengembangan sistem siklus kehidupan yang
sedang diselenggarakan. Audit Sistem Informasi
·
Internal control audit terkonsentrasi pada evaluasi struktur
pengendalian internal
·
Financial audit terkonsentrasi pada kewajaran laporan
keuangan yang menunjukan posisi keuangan, aliran kas dan hasil kinerja
perusahaan.
·
Fraud audit adalah nonrecurring audit yang dilaksanakan
untuk mengumpulkan bukti untuk menentukan apakah sedang terjadi, telah terjadi
atau akan terjadi kecurangan. Dan penyelesaian hal sesuai dengan pemberian
tanggungjawab.
Untuk lebih lengkapnya mengenai artike tentang Audit, silahkan ke sumber berikut, visit
Senin, 19 November 2018
Jurnal Pemodelan Aplikasi Mobile Reminder Berbasis Android
|
Judul Jurnal
|
Pemodelan Aplikasi Mobile
Reminder Berbasis Android
|
|
Volume
|
ISSN: 2089-9815
|
|
Tahun
|
2016
|
|
Penulis
|
Kosidin, Resha Nur Farizah
|
|
Tanggal
|
18-19 Maret 2016
|
|
Reviewer
|
Ruben van Luther
|
|
NPM
|
1B117110
|
|
Kelas
|
5KA45
|
|
Dosen
|
Muhammad Achsan Isa Al Anshori
|
|
Mata Kuliah
|
Inovasi SI&Teknologi Inf. Modern#
|
● Latar Belakang
Berkembang pesatnya Teknologi
Informasi dan Komunikasi menyebabkan salah satunya perangkat ponsel/Handphone
berevolusi menjadi perangkat yang canggih, yang memberikan perkembangan
aplikasi bisa berjalan di dalam ponsel dalam hal ini ponsel berbasis Android.
Dengan tren teknologi pada ponsel
yang meninggkat ini memungkinkan munvulnya ide-ide kreatif, inovatif, menarik,
aplikasi tersedia secara luas dan terjangkau dari mulai game, multimedia serta
sosial network.
● Tujuan
Megimplementasikan hasil dari perancangan dan pemodelan
aplikasi reminder yang telah
berhasil dibuat. Implementasi yang telah berhasil dijalankan
sesuai dengan rancangan dan pemodelan diharapkan dapat diupload ke play store
google.
● Metodologi
Penelitian ini menggunakan metode
Grapple Guidelines for Rappid Application Engineering), yang terdiri dari lima
tahapan : Requirement Gathering, Analysis, Design, Development, dan Deployment
(Charibaldi : 2010). Penulis hanya menggunakan beberapa tahap dan ditambahkan
dengan tahap diluar metode tersebut, sesuai dengan kebutuhan.
● Hasil
Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat memenuhi
kebutuhan user yang dapat mempermudah kebutuhannya. Seperti:
1. Sebagian
besar user menginginkan sebuah aplikasi pengingat kegiatan yang mudah digunakan
dan dapat dibawa ke manapun mereka bepergian (mobile).
2. Dengan
adanya teknologi sistem operasi android berbasis mobile, maka dibuat system
aplikasi reminder berbasis android dengan memanfaatkan tools yang sudah ada.
● Kesimpulan
Maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Pemodelan
aplikasi reminder menggunakan pendekatan berorientasi objek menghasilkan use
case diagram, activity diagram, dan sequence diagram dengan penjelasan dalam
bentuk gambar.
2. Rancangan
yang dibangun untuk aplikasi reminder disesuaikan dengan kebutuhan dan
mengikuti rancangan Grafic User Interface (GUI).
3. Hasil
implementasi dari aplikasi reminder dapat digunakan oleh user setelah proses
tahap pengujian telah berhasil dilakukan sesuai dengan yang diharapkan. Dan
setelah diaplikasikan maka aplikasi dilakukan evaluasi terhadap pengguna dengan
menggunakan kuesioner.
Untuk aplikasi ini dibangun hanya mampu menyimpan agenda
dalam 3 bulan kebelakang, maka dari itu perlu adanya penelitian kembali untuk
dapat menyimpan agenda dalam 1 tahun kebelakang.
Jumat, 26 Oktober 2018
Pengantar Teknologi Sistem Cerdas
Definisi Peng. Teknologi Sistem Cerdas
Sistem
pintar/cerdas menggabungkan fungsi penginderaan, aktuasi, dan kontrol untuk
menggambarkan dan menganalisis situasi, dan membuat keputusan berdasarkan data
yang tersedia secara prediktif atau adaptif, sehingga melakukan tindakan
cerdas. Dalam kebanyakan kasus, "kecerdasan" dari sistem dapat
dikaitkan dengan operasi otonom berdasarkan kontrol loop tertutup, efisiensi
energi, dan kemampuan jaringan.
Sejarah Peng. Teknologi Sistem Cerdas
Pada awal
abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa
melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin
penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada
Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Bertrand
Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang
merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan
"Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943
yang meletakkan fondasi untuk jaringan saraf.
Tahun
1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja
ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of
Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher
Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John
McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama
yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa
pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai
sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum
membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama
tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan
simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program
berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin
Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas
jaringan saraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer
Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk
representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang
kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan
kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang
kusut secara mandiri.
Pada tahun
1980-an, jaringan saraf digunakan secara meluas dengan algoritme perambatan
balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Pada tahun
1982, para ahli fisika seperti Hopfield menggunakan teknik-teknik statistika
untuk menganalisis sifat-sifat penyimpanan dan optimasi pada jaringan saraf.
Para ahli psikologi, David Rumelhart dan Geoff Hinton, melanjutkan penelitian
mengenai model jaringan saraf pada memori. Pada tahun 1985-an sedikitnya empat
kelompok riset menemukan kembali algoritme pembelajaran propagansi balik
(Back-Propagation learning). Algoritme ini berhasil diimplementasikan ke dalam
ilmu komputer dan psikologi. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam
berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep
Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah
pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya
yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang
Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun
1950 pada pemerintah AS.
Tantangan
Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah
sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa
komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang
canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.
Contoh penerapan teknologi sistem cerdas dikehidupan
sehari-hari
- Smart home, yang mana kondisi rumah bisa di handle di smartphone juga terdata yang menghasilkan suatu report seperti pemakaian listrik, keamanan rumah dsb.
- Asisten digital seperti Siri di Apple, Google Asisten di google dan Cortana di Windows. Dimana sistem ini dirancang layaknya seperti asisten pribadi yang memberikan informasi yang berguna bagi manusia atau penggunanya. Seperti kondisi jalan, cuaca, dokumen yang penting dan sebagainya.
sumber: wikipedia.org
Langganan:
Postingan (Atom)
