Minggu, 13 Maret 2016

KOMPUTER PERBANKAN


Perbankan
            Dari sumber yang di baca oleh Penulis, definisi dari Perbankan adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak (menurut Undang-Undang  RI Nomor 10 Tahun 1998). Dan masih banyak lagi defini dari berbagai ahli, namun Penulis hanya memberikan 1 contoh saja. Perbankan mempunyai banyak fungsi, dan fungsi-fungsi tersebut yaitu:

·         Agent of trust
Dasar utama kegiatan perbankan adalah kepercayaan (trust), baik dalam hal menghimpun dana maupun penyaluran dana. Masyarakat mau menitipkan dananya di bank apabila dilandasi adanya unsur kepercayaan. Masyarakat percaya bahwa uangnya tidak akan disalahgunakan oleh bank, uangnya akan dikelola dengan baik, bank tidak akan bangkrut , dan pada saat yang telah dijanjikan simpanan tersebut dapat ditarik kembali dari bank. Pihak bank sendiri akan mau menempatkan atau menyalurkan dananya pada debitur atau masyarakat apabila dilandasi adanya unsur kepercayaan. Pihak bank percaya bahwa debitur tidak akan menyalahgunakan pinjamannya, debitur akan mengelola dana pinjaman saat jatuh tempo, dan debitur mempunyai niat baik untuk mengembalikan pinjaman beserta kewajiban lainnya pada saat jatuh tempo.

·         Agent of Development
Kegiatan perekonomian masyarakat di sektor moneter dan di sektor riil tidak dapat dipisahkan. Kedua sektor tersebut selalu berinteraksi dan saling mempengaruhi. Sektor riil tidak akan dapat berkinerja dengan baik apabila sektor moneter tidak bekerja dengan baik. Kegiatan bank berupa penghimpunan dan penyaluran dana sangat diperlukan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil. Kegiatan bank tersebut memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi, serta kegiatan konsumsi barang dan jasa, mengingat bahwa kegiatan investasi-distribusi-konsumsi tidak dapat dilepaskan dari adanya penggunaan uang. Kelancaran kegiatan investasi, distribusi, dan konsumsi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian suatu masyarakat.

·         Agent of Service
Di samping melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana, bank juga memberikan penawaran jasa perbankan yang lain kepada masyarakat. Jasa ditawarkan bank ini erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian secara luas. Jasa ini antara lain dapat berupa jasa pengiriman uang, penitipan barang berharga, pemberian jaminan bank, dan penyelesaian tagihan.

Dari pengertian diatas, penulis menyimpulkan bahwa perbankan adalah badan usaha yang menawarkan jasa keuangan dan tentunya dengan perizinan yang tentunya sudah di berikan terhadap pemerintah setempat untuk mengelola uang yang di percayakan terhadap masyarakat atau nasabah demi keuntungan kedua belah pihak.

Komputer Perbankan
            Setelah penulis memberikan pengertian terhadap bank, maka selanjutnya komputerisasi dalam dunia perbankan saat ini. Menurut pengalaman penulis, semua hadir dengan kemampuan teknologi informasi tiap-tiap perbankan. Contohnya saja ATM, kartu kecil yang berisi semua data nasabah dan tentunya data saldo yang di miliki oleh nasabah terdapat dalam kartu ATM yang di milikinya. Tiap data pastinya tersimpan di dalam database yang dimiliki tiap perbankan. Ini merupakan salah satu perkembangan dunia perbankan menurut penulis demi mempermudah kelancaran bertransaksi.
            Selain ATM, ada juga e-banking (electronic banking). Dalam perkembangan jaman yang pesat dan serba online, perbankan juga meningkatkan kualitasnya dengan menghadirkan e-banking. E-banking lebih mempermudah proses transaksi, yaitu dengan membuka situs atau aplikasi yang disediakan nasabah maka proses transfer akan sangat berjalan dengan mudah dan tidak merepotkan. Tanpa harus pergi ke tempat mesin ATM. Itulah salah satu kemajuan perbankan dalam bidang komputer.

Sumber:

Kamis, 07 Januari 2016

Celah Korupsi

Kali ini Saya akan menceritakan celah korupsi di warnet, karna Saya sering bermain di warnet :v
Diwarnet tempat saya sering bermain, ada beberapa paket yang ditawarkan. Yaitu, 1 jam seharga Rp3.000,- lalu 2 jam seharga Rp6.000,- lalu 3 jam seharga Rp8.000,- lalu 5 jam seharga Rp13.000,- lalu 7 jam seharga Rp18.000 dan 10 jam seharga Rp25.000.

Setelah saya membicarakan harganya, saya akan menceritakan mekanisme dalam menyewa di warnet. Di warnet ada kasir atau penjaga untuk kita menanyakan segala hal diwarnet tersebut. Kami yang bermain di warnet sering menyebutnya OP singkatan dari Operator. Operator ini dapat mengontrol seluruh PC yang ada lewat PC khusus OP. PC yang dipakai dapat memberikan billing (timer) kepada pelanggan. OP bukan berarti tidak dapat ikut memainkan PC selain PC yang digunakan OP itu sendiri. OP mempunyai hak akses menggunakan PC yang untuk pelanggan tanpa menggunakan billing. Kami sering menyebutnya yaitu akses admin.

Akses admin hanya dimiliki oleh OP saja. Akses OP ini sangat menguntungkan. Nah, celah korupsi disini sangat besar. Owner tidak tahu dengan kelakuan OP nya karena biasanya hanya 1 kali dalam sebulan datang untuk mengawasi dan menghitung keuntungan. Celah disini adalah dia bisa menggunakan hak admin atau memberikan billing gratis lewat hak admin tersebut. Maka dari itu solusinya adalah membuat hak akses OP harus di minimalisir yaitu dengan memberikan billing terhadap pengakses hak admin. Dengan membatasi hak aksesnya, hak akses OP akan kecil dan celah korupsi juga kecil.

Jurnal Umum

Bengkel motor yang di kelola oleh Bapak Jaya memiliki modal sebesar Rp3.000.000,- pada tanggal 1 Desember 2015. Dan dibawah ini merupakan transaksi selama sebulan terakhir:
Desember                1 Dibeli peralatan untuk motor seharga Rp1.000.000 dibayar secara tunai.
                                5 Dibeli perlengkapan bengkel seharga Rp500.000 dibayar secara tunai.
                                15 Dibayar tagihan listrik untuk bulan November sebesar Rp200.000.
                                20 Dibayar sewa tempat sebesar Rp500.000,-
                                30 Setelah dikumpulkan semua biaya service dari pelanggan sebesar Rp2.000.000

Bengkel Motor (Bpk. Jaya)
Jurnal Umum
Periode Desember 2015
Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
1
Kas

Rp3.000.000


          Modal


Rp3.000.000

Peralatan

Rp1.000.000


Kas


Rp1.000.000
5
Perlengkapan

Rp500.000


Kas


Rp500.000
15
Beban Listrik

Rp200.000


Kas


Rp200.000
20
Beban Sewa

Rp500.000


Kas


Rp500.000
30
Kas

Rp2.000.000


Pendapatan


Rp2.000.000

Total

Rp7.200.000
Rp7.200.000



Kamis, 19 November 2015

Aliran Transaksi UKM Bengkel Motor














Keterangan :
  1. Pihak “Bengkel Motor” memberikan pesanan yang dibutuhkan untuk peralatan bengkel motor seperti kunci, baut, busi dll.
  2. Pihak “Toko Peralatan Perkakas” memberikan informasi mengenai ketersediaan barang dan harga barang.
  3. Pihak “Bengkel Motor” memberikan biaya pemesanan barang kepada pihak Toko.
  4. Dan Bengkel menerima barang pesanan yang sudah dibayarkan.
  5. “Toko Pelumas Mesin” memberikan informasi mengenai produk yang dijual beserta harga barang yang dijual.
  6. Pihak Bengkel memberikan pesanan barang yang dibutuhkan.
  7. Setelah pemberian pesanan dilakukan, pihak Bengkel melakukan pembayaran untuk pesanan yang sudah diberikan kepada pihak Toko.
  8. Pihak Toko memberikan barang pesanan yang sudah dibayarkan kepada pihak Bengkel.
  9. Pihak bengkel menyediakan jasa service motor terhadap kustomer.
  10. Menerima motor yang dititipkan untuk di service nantinya.
  11. Kostumer menitipkan motornya kepada pihak bengkel yang nantinya akan diservice.
  12. Dan jika selesai pihak kostumer dapat mengambil motor yang tadinya dititipkan lalu membayar biaya service kepada pihak Bengkel

Minggu, 18 Oktober 2015

Sistem Yang Dipakai PT. Maspion

Kali ini Saya akan menulis secara singkat sistem yang diapakai oleh PT. Maspion. Pertama, Saya akan menjelaskan terlebih dahulu profil perusahaan. PT. Maspion adalah perusahaan manufacturing yang memproduksi peralatan rumah tangga. Macam-macam yang diproduksi oleh PT. Maspion seperti wajan, teflon, kipas angin, setrika, pipa dan masih banyak lagi. Nama Maspion sudah terkenal di berbagai negara.

Perusahaan ini berdiri pada tahun 1961, dan didirikan oleh Alim Husin. Dahulu nama awalnya adalah UD. Logam Jawa. Pada tahun 1972, usaha tersebut naik pesat sehingga merancang nama dan logo baru.

PT. Maspion sendiri belum memberlakukan sistem berbasi teknologi informasi sepenuhnya dalam proses pengerjaannya. Penerapan teknologi informasi hanya berada dalam pembuatan perabotan rumah tangga yang terbuat dari alumunium, hanya saja sistem tersebut belum sepenuhnya menggunakan komputer, masih sebagian dikerjakan dengan tenaga manusia.

Dari yang saya baca di salah satu artikel, Maspion untuk promosinya masih mengutamakan sistem promosi tradisional, dalam hal ini dari mulut ke mulut. Cara pemesanan di PT. Maspion menggunakan sistem indent, yaitu dimana ada pemesanan maka barang akan dibuat, dan barang yang sudah dipesan akan dikerjakan kurang lebih selama 6 bulan. Hambatan yang dialami PT, Maspion yaitu sistem promosinya masih belum menggunakan sepenuhnya teknologi informasi, masih menggunakan sistem tradisional yaitu dari mulut ke mulut.

Proses produksi masih menggunakan sebagian besar dilakukan oleh tenaga manusia, dan yang menggunakan teknologi untuk pembuatan baut dan penghalusan.

Demikian tulisan singkat saya tentang sistem yang dipakai PT. Maspion