Pendahuluan
Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi
terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh
pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.
Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari
audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan
praktik yang telah disetujui dan diterima. (http://id.wikipedia.org/wiki/Audit)
Definisi
·
WISHNU AP
Audit adalah proses pemeriksaan yang dilakukan secara
sistematis untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya pelaksanaan kualitas
diterapkan. Hasil audit akan didokumentasi dan evaluasi secara berkala.
·
FRANS M. ROYAN
Audit bertujuan untuk mempermudah pemilik melakukan
kontrol dan menghindari penyelewengan serta manipulasi data.
·
AGUNG DARONO
Audit merupakan tindakan pengujian yang bertujuan
untuk menyatakan apakah suatu laporan keuangan telah disajikan berdasarkan prinsip
akuntansi yang berlaku umum.
·
JEFFREY LIKER
Audit merupakan praktek manajemen yang bersifat
memaksa, yang menekankan anggapan bahwa pekerjaan terstandarisasi merupakan
kerangka kerja dari suatu birokrasi yang kaku.
·
ISO 9000
Audit adalah suatu proses sistematis, amndiri, dan
terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara objektif
untuk menentukan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi.
Jenis-jenis Audit
Berdasarkan Bidang yang diaudit,
-
Audit Keuangan (Financial audit)
•
General financial statement Audit
•
Special Financeal Audit
-
Audit Operasional/Manajemen (Operational/Management
Audit)
-
Audit Ketaatan (Complience Audit)
-
Audit Sistem Informasi (Information System Audit)
-
Audit e-commerce
-
Investigation Audit/Fraud Audit/Audit Forensic
Berdasarkan Auditornya,
-
Auditor eksternal independen (akuntan publik)
-
Auditor internal (perusahaan)
-
Auditor (di lingkungan instansi-instansi) pemerintah)
-
Auditor perpajakan
Tipe Audit
·
Audit yang dilaksanakan sesuai tipe perusahaan yaitu
operasional, compliance, pengembangan system, internal control, financial dan
kecurangan audit. Empat jenis auditor yang dilibatkan dalam menyelenggarakan
audit yang di list adalah:
–
Internal auditor adalah karyawan perusahaan, yang pada umumnya melaksanakan
compliance, operasional, pengembangan sistem, pengawasan intern dan kecurangan audit.
–
Ekstenal auditor adalah akuntan publik independen yang ditugaskan oleh
perusahaan, secara khusus melaksanakan audit keuangan. Dalam berbagai macam
audit keuangan, eksternal auditor dibantu oleh internal auditor. Akan tetapi
auditor eksternal yang bertanggung jawab untuk menegaskan kewajaran laporan
keuangan. Audit Sistem Informasi TIPE AUDIT
–
Goverment auditor, melaksanakan pemenuhan audit atau menguji laporan perusahaan
atas pengawasan yang menyangkut para pegawai pemerintahan. sebagai contoh, pemeriksa
bank pemerintahan melaksanakan audit bank, auditor yang dtugaskan oleh auditor
negara yang umumnya melaksanakan audit daerah dan para pegawai pemerintah
–
Fraud auditor, mengkhususkan dalam menyelidiki kecurangan dan bekerja secara
tertutup dengan internal auditor dan pengacara. Fraud examminer misalnya:
kesatuan FBI penyelidikan kecurangan, perusahan besar akuntan publik , IRS,
perusahaan asuransi. Audit Sistem Informasi
·
Operational audit, terkonsen pada efisiensi dan efectifitas
dengan semua sumberdaya yang digunakan untuk melaksanakan tugas, cakupanya
meliputi kesesuaian praktik dan prosedur dengan peraturan yang ditetapkan
·
Compliance audit terkonsentrasi pada cakupan
undangundang, peraturan pemerintah, pengendalian dan kewajiban badan eksternal
lain yang telah diikut.
·
• Project manajement and change control audit, (dulu
dikenal sebagai suatu pengembangan sistem audit) terkonsentrasi oleh efesiensi
dan efektifitas pada berbagai tahap pengembangan sistem siklus kehidupan yang
sedang diselenggarakan. Audit Sistem Informasi
·
Internal control audit terkonsentrasi pada evaluasi struktur
pengendalian internal
·
Financial audit terkonsentrasi pada kewajaran laporan
keuangan yang menunjukan posisi keuangan, aliran kas dan hasil kinerja
perusahaan.
·
Fraud audit adalah nonrecurring audit yang dilaksanakan
untuk mengumpulkan bukti untuk menentukan apakah sedang terjadi, telah terjadi
atau akan terjadi kecurangan. Dan penyelesaian hal sesuai dengan pemberian
tanggungjawab.
Untuk lebih lengkapnya mengenai artike tentang Audit, silahkan ke sumber berikut, visit


